Query SQL melalui Excel

September 6, 2010

Kadang kita menemui kebutuhan untuk menyajikan data dari SQL ke dalam format excel. Dan selain menggunakan DTS / SSIS dari SQL Server, kita bisa juga langung query data yang kita butuhkan langsung di excel.

Pilih Data – Import External Data – New Database Query

Pilih – OK
Pada kolom no 1, isikan nama / keterangan dari koneksi yang kita bikin.
Kolom no 2, pilih SQL Server
Kolom no 3, buat koneksi (isi nama/IP server, login ID, Password)
Kolom no 4, default table dalam query (optional)

Kemudian Pilih DataSource / databases yang telah dibikin tadi, klik OK.

Maka, akan muncul wizard seperti dibawah

Melalui wizard tersebut, kita dipandu untuk menyeleksi data yang ingin ditampilkan dan disajikan langsung ke halaman sheet excel.

Hasil

Kita juga bisa quey tanpa melalui wizard.

Tampilan selanjutnya mirip seperi VIEW di SQL Server.
Kita bisa pilih table-table apa aja yang akan kita query-kan.

Dan kita bisa klik tombol untuk melihat dan melakukan query, seperti layaknya query di SQL Server. (T-SQL. Query from table, SP, View dsb).

Klik OK, maka result :

Dan untuk meng-export hasil query tsb ke excel,
Pilih File – Return Data to Microsoft Office Excel


sub total query

June 1, 2009

Dalam SQL Server terdapat fungsi yang memmungkinkan kita untuk melakukan sub total dalam satu query secara langsung.


SELECT ISNULL(strCustomerID,'GRAND TOTAL') AS [Customer ID], ISNULL(strID, 'TOTAL') AS TransID, SUM(monTotalAmountSalesOrder) AS Amount
FROM ONE_AR_SalesOrder
GROUP BY strCustomerID, strID WITH ROLLUP

dengan kode diatas akan di hasilkan result sbb :

SubTotalQuery

Sumber :
SQL Server BOL


ABAP adalah ?

May 18, 2009

ABAP (Advance Business Application Programming) adalah bahasa pemrograman yang dibuat oleh SAP untuk digunakan dalam pengembangan aplikasi komersial di linkungan sistem SAP.

Proses pengembangan menggunakan ABAP akhir-akhir ini mengalami evolusi dan dapat dijelaskan sebagai berikut:
• Pada masa-masa awal SAP berdiri (1970an), ABAP singkatan dari bahasa jerman “Algemeiner Berichts-Aufbereitungs Prozessor” yang artinya dalam bahasa inggris: “Generic report generation processor”. ABAP pada masa ini masih diimplementasikan menggunakan bahasa macro assembler yang berjalan di system R/2 dan pada umumnya diperuntukan untuk membuat report.
• Pada pertengahan tahun 1980 an, ABAP menjadi bahasa penerjemah (Interpreter language). Dan hal tersebut menjadi bagian dari system R/2, yang sangat berguna digunakan untuk mebuat program aplikasi bisnis yang menggunakan program dialog-controlled transaction.
• Awal tahun 1990an SAP R/3 lahir, dan ABAP menjadi ABAP/4 atau Advance Business Application Programming, sebuah pemrograman generasi ke 4 (4GL). Jauh dari hanya sekedar “add on” di sistem R/3, ABAP/4 sekarang sudah menjadi dasar teknis dan software untuk keseluruhan sistem SAP. Sebagai bagian dari sistem “core” nya yang dibuat dengan bahasa C, semua modul aplikasi dan komponen sistem basis R/3 bahkan “development environtment” sudah dibuat menggunakan bahasa ABAP/4.
• Pada penghujung tahun 1990an, lahir ABAP extention yang dikenal dengan ABAP Objects. Sejak saat itu nama ABAP digunakan tanpa menggunakan “/4″. ABAP Objects adalah ekstensi program berorientasi object (OOP) yang mengimplementasikan semua konsep-konsep penting dari paradigma pemrograman berorientasi object ini seperti: encapsulation, inheritance dan polymorphism.
• Pada awal 2000an, program ABAP sudah dibuat Unicode-compatible untuk mengoptimalkan dukungan internasionalisasi sistem SAP.
• Dengan memposisikan platform teknologi SAP yang baru yang dikenal dengan nama “SAP Netweaver”, ABAP menjadi pemrograman “interface” dari SAP Netweaver Application Server atau ABAP AS, yang mana menggantikan versi awal dari sistem basis SAP yang dikenal lebih dahulu yaitu SAP Web Application Server atau SAP WAS.
ABAP AS adalah infrasturktur yang sangat efisien, tangguh dan dapat dikembangkan (scalable) dan tersedia didalam SAP Netweaver bersama-sama dengan versi JAVA AS.
Kedua versi tersebut masing-masing bisa di call satu sama lain sehingga secara default terhubung. Untuk menggunakan ABAP diperlukan sistem SAP Netweaver application server ABAP (ABAP AS).

sumber :

http://www.komputer-teknologi.net/


Menampilkan gambar pada Crystal Report.

May 2, 2009

Sesuai judul, menampilkan gambar pada CR sangatlah mudah, semudah membalik telapak tangan :p
Pada contoh ini saya ingin menampilkan image tanda tangan yang diambil dari table master user (sales person), jadi pada kasus ini image tanda tangan tsb saya simpan didalam table, untuk image yang ambil dari path juga kurang lebih sama perlakuan disisi CR-nya.
Saya biasa menggunakan dataset sebagai database field di CR, dalam dataset tsb hanya perlu ditambahkan field image dengan tipe data System.Byte().

dsImg

Selanjutnya tinggal pasang field tsb pada designer CR.
crIMG

ini hasilnya ketika report ditampilkan,
crResult2

semudah membalik telapak tangan kan?


Bitwise,

April 23, 2009

Operasi bitwise adalah operasi pada bilangan biner untuk memanipulasi bit dari/ke tipe integer (juga byte, long, short).
Berikut macam-macam operator bitwise :
1. Bitwise AND (&), akan mengembalikan nilai dari logika AND antara sepasang bit.
Syarat True : Sisi kiri dan kanan adalah 1.
2. Bitwise OR (|), akan mengembalikan nilai dari logika OR antara setiap pasangan dari bit.
Syarat True : Salah satu atau kedua sisi adalah 1.
3. Bitwise XOR (^), akan mengembalikan nilai dari logika exclusive OR between antara tiap pasangan bit.
Syarat True : Salah satu sisi kiri atau kanan adalah 1, tapi tidak keduanya.

contoh
bitwisecode

Berdasar potongan kode diatas :
00011100   (28)
00000110   (6)
—————–(Bitwise AND)
00000100   (4)

Result :
bitwiseresult


Menangkap event print pada Crystal Report Viewer

April 15, 2009

Crystal report viewer adalah halaman untuk menampilkan report yang akan di cetak. Persis seperti print preview milik MS word. nah sekarang bagaimana jika kita ingin mengetahui bahwa dokumen tesebut telah benar-benar di print (ke printer or file) bukan hanya di lihat di print preview?
Saya menggunakan pengubung event dengan event handler saat run-time yang telah di”cari” sebelumnya.

Dim objFrmReport As New CrystalReportViewer
objFrmReport.Text = "Print Document"

For Each objControl As Control In objFrmReport.Controls
 If TypeOf objControl Is System.Windows.Forms.ToolStrip Then
  Dim objTStrip As System.Windows.Forms.ToolStrip = _
        DirectCast(objControl, system.Windows.Forms.ToolStrip)
  For Each Item As System.Windows.Forms.ToolStripItem In objTStrip.Items
   If Item.ToolTipText = "Print Report" Then
    AddHandler Item.Click, AddressOf OnReportPrinting
   End If
  Next
 End If
Next

objFrmReport.Show()

Private Sub OnReportPrinting(ByVal sender As Object, ByVal e As System.EventArgs)
 MessageBox.Show("Print!")
End Sub

ImportRow, menyalin data antar datatable.

April 6, 2009

Kadang kita menemui kebutuhan untuk menyalin sebagian datarow milik suatu datatable ke dalam datatable lainnya yang mempunyai struktur sama.

Misalkan kita punya datatable, dt.
Kemudian ada datatable baru, dtTemp yang memiliki struktur sama dengan dt.

            DataTable dtTemp = dt.Clone();

Filter datarow milik dt.

            DataRow[] foundRows = dt.Select(strExpression);

Pindahkan datarow tsb ke dtTemp.

            for (int i = 0; i < foundRows.Length; i++)
            {
                dtTemp.ImportRow(foundRows[i]);
            }

kenapa tidak menggunakan fungsi Rows.Add saja pada saat menambahkan ke dtTemp, toh juga sebenarnya dtTemp juga kosong?

            for (int i = 0; i < foundRows.Length; i++)
            {
                dtTemp.Rows.Add(foundRows[i]);
            }

jika menggunakan code diatas akan muncul error “This row already belongs to another table”, karena datarow hanya bisa dimiliki oleh satu datatable.


Other Topics

March 26, 2009

Puihh,, dua bulan yang berat. Berat karena karena sulit mencari waktu luang dan ide untuk menulis disini :D Yah, dua bulan terakhir beberapa project udah memasuki masa-masa kritis harus segera closing. Kerja + istrirahat akhirnya menjadi dua hal monoton yang selalu dikerjakan, sampai-sampai, angka merah dikalender seakan tidak berarti.
Setali tiga uang dengan apa yang harus ditulis disini yang seolah-olah buntu. Bukannya sama sekali tidak ada keinginan untuk mencurahkan isi kepala disini, namun sedari awal memang sudah diniatkan isi tulisan disini hanya seputaran hal teknis yang berhubungan dengan profesi. Beberapa sempat mampir, tapi dirasa belum matang untuk disajikan.
Kali ini mungkin saya harus menarik ucapan sendiri, mengingkari janji yang telah terpatri,, halah,, lagi musim kampanye nih, udah muak dengan janji2 :D
Dimulai dari sini, kedepan mungkin saya akan menulis apa aja yang mampir dikepala.
Seperti kegiatan weekend yang sebagian besar biasanya diisi diseputaran rumah saja, ditemani beberapa buku dan film, dan tentunya, pet project :D
semoga Buku, film dan pet project adalah hal menarik untuk diceritakan selain hal yang berhubungan kerjaan rutin itu sendiri.


MultiUser Application (2)

February 21, 2009

Jika pada posting sebelumnya telah membahasa tentang metode penguncian transaksi (transaction locking), pada posting kali ini akan diulas sedikit (maklum cuma newbie) tentang permodelan isolation berdasarkan metode locking.

Pada SQL Server diperkenalkan permodelan isolation yang disertakan dalam pengaturan connection string database sebagai property tambahan. Penentuan transaksi akan mengacu kepada model isolasi yang disediakan dimana tergantung dari pada QoS (Quality Of Service) yang ingin dicapai, artinya konsekuensi pemilihan isolation level harus mempertimbangkan beberapa aspek baik keuntungan maupun kerugian yang akan timbul dalam aplikasi.

Berikut adalah jenis isolasi (pada SQL Server 2005) dan penjelasan singkatnya.

Read Uncommited, gunakan isolation level ini jika aplikasi yang dibangun membutuhkan sebuah tingkat akurasi yang sangat tinggi atau absolute. Read the rest of this entry »


Studi Kelayakan ERP

February 14, 2009

Implementasi ERP adalah investasi yang mahal bagi perusahaan manapun. Perusahaan harus menyiapkan anggaran yang tidak sedikit untuk bisa menerapkan ERP sebagai sistem informasi mereka. Seperti lumrahnya investasi perusahaan, setiap rupiah yang dikeluarkan harus diperhitungkan untung-ruginya. Untuk investasi yang relatif mahal, daya gunanya lama dan biasanya diperhitungkan sebagai aset tetap, perusahaan biasanya terlebih dahulu melakukan studi kelayakan (feasibility study). ERP pun tidak ada bedanya, suatu studi kelayakan ERP perlu dilakukan secara cermat sebelum perusahaan mengambil keputusan untuk mengadopsi ERP.

Persoalan yang kemudian muncul adalah: bagaimana melakukan studi kelayakan ERP? Apa saja yang dapat dimasukkan sebagai komponen keuntungan (benefit) dan apa saja yang termasuk komponen pengeluaran (cost)? Bagaimana cara memperhitungkan komponen-komponen tersebut sehingga dapat diukur berdasarkan rasio-rasio kelayakan?

Aspek-aspek apa saja yang berpengaruh dalam penentuan apakah perusahaan layak untuk mengadopsi sistem ERP? Secara umum ada empat aspek yang diperhitungkan: Read the rest of this entry »


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.